Cara Mengunggah File Website Supaya Bisa Di Akses

Website terbuat dari sekumpulan file. File ini berupa kumpulan kode yang perlu disimpan dan disatukan supaya saling terhubung. Terkadang, ada beberapa file yang perlu diperbaiki atau dilengkapi agar situs dapat dilihat di internet. Oleh karenanya, Anda memerlukan sebuah cara upload file ke website ini.

File tersebut diunggah ke server di mana Anda menyewa layanan hosting. Layanan ini akan memberikan akses masuk ke CPanel. Di program inilah Anda bisa mengunggah file sesuai keinginan.

Bagi Anda yang sedang mencari layanan hosting, hosting Indonesia bisa dipertimbangkan. Pasalnya, provider ini menawarkan layanan yang bagus. Contohnya kecepatan loading serta keamanan tinggi.

Setelah memilikinya, Anda tinggal install wordpress. Kemudian membuat website online dengan memasukkan alamat domain di sana. Sisanya, Anda bisa menambahkan beberapa kode penting sesuai kebutuhan dalam bentuk file.

Cara Upload File Website ke Server Hosting

Cara upload file ke website ini sebenarnya tidaklah sulit. Anda hanya perlu mengunggah file melalui Cpanel. Tentunya dengan memanfaatkan menu file manager yang terdapat di dalamnya.

Bagi yang belum pernah melakukannya, kami akan bagikan panduannya. Setidaknya, ini bisa membantu Anda dalam mendukung tampilnya website sesuai keinginan. Nah, seperti apa langkahnya?

  1. Login CPanel

Program yang Anda butuhkan untuk upload file ialah CPanel. Sewaktu Anda menyewa hosting, Anda akan mendapatkan akses masuk ke program tersebut. Yakni sebuah username dan password untuk mengaksesnya.

Untuk akses ke CPanel, Anda cukup ketik alamatdomainanda.com/cpanel. Setelah itu, masukkan username dan password yang diberikan provider.

  1. Pilih File Manager

File manager merupakan tempat di mana file website disimpan. Anda perlu menekan menu tersebut jika ingin melanjutkan proses pengunggahan. Di sini, Anda juga bisa mengunduh file yang telah tersimpan sebelumnya. Contohnya bila Anda ingin memperbaiki atau menyisipkan kode dalam sebuah file tertentu.

  1. Proses Upload

File website seharusnya diletakkan pada posisi yang tepat. Posisinya harus berada di dalam public_html. Jadi, Anda perlu menemukan file tersebut dan masuk ke dalamnya terlebih dahulu.

Jika sudah memasukinya, Anda bakalan menjumpai menu Upload. Silahkan tekan menu tersebut, select file dan temukan di komputer. Kemudian tunggu beberapa menit hingga file terunggah. Baru Anda bisa menekan menu kembali jika proses pengunggahan selesai.

Cara Mempercepat Pengunggahan File

Sebagian orang dihadapkan pada pengunggahan file cukup banyak. Dan upload file satu persatu tentunya akan memakan waktu. Bahkan rentan tercecer atau salah tempat sehingga membuat website tidak berjalan.

Tidak ingin mengalaminya, solusinya ialah menyatukan beberapa file dalam satu folder. Caranya ialah dengan menempatkan beberapa file dalam satu folder dengan memberikan nama khusus. Lantas, folder ini tinggal dirubah menjadi format ZIP.

Caranya cukup dengan klik kanan pada folder. Lantas, pilih add to archive. Kemudian centang menu ZIP dan tekan OK.

Jika sudah berubah, Anda tinggal mengunggahnya ke public_html sebagaimana yang dijelaskan di atas. Setelah terupload, extract atau unzip file tersebut. Caranya cukup dengan klik kanan pada file zip, serta pilih menu extract.

Sementara file yang masih berbentuk ZIP, silahkan hapus. Caranya sama seperti extract, hanya saja Anda perlu menekan menu delete.

Alasan penghapusannya ialah supaya tidak ada file ganda di dalamnya. Karena dikhawatirkan file ini akan mengganggu jalannya sebuah website. Lebih tepatnya menjadikannya error.

Kesalahan yang Menyebabkan Website Tidak Tampil

Beberapa orang ada yang mengalami websitenya tidak tampil meskipun sudah upload file website. Jika ini terjadi, perhatikanlah beberapa hal ini.

Pertama, lihat penempatan file tersebut. Apabila file yang diunggah tidak berada di public_html, sudah pasti hasilnya nihil. Jadi, Anda perlu memindahkan file tersebut ke lokasi tersebut.

Kedua, Anda lupa memasukkan file index. File ini sangatlah penting lantaran file inilah yang pertama kali di akses oleh mesin pencari. Lebih tepatnya sebagai file penentu untuk mendukung munculnya website di internet.

Apabila Anda lupa memasukkannya, silahkan upload kembali melalui file maneger. Dan letakkan pada directory yang tepat.

Ketiga, Anda keliru menuliskan file index. Kesalahan penulisan ini terkadang tidak disadari. Padahal, ini juga sangat krusial.

Utamanya, Anda tidak diperkenankan untuk menuliskan file dengan huruf capital seperti index.HTML. Sebaliknya, perbaiki penulisannya dengan memanfaatkan huruf kecil semuanya.

Apabila kesalahan ini bisa dihindari, website bisa tampil di internet. Cermatilah file dan upload ke tempat yang seharusnya. Untuk langkahnya, Anda bisa menerapkan cara upload file ke website melalui Cpanel seperti di atas.